Kena Biaya Pajak, Pengusaha Jastip Bisa Merugi

Perusahaan kurir telah berbicara hangat belakangan ini. Dihargai sebagai alternatif yang murah dan sederhana untuk mendapatkan barang dari luar negeri, rupanya perusahaan ini akan menggunakan beberapa orang untuk menerapkan secara ilegal.

Ketika sebuah unit bisnis adalah ilegal, Bea dan Cukai, nasib perusahaan yang mengikuti aturan pengangkutan barang impor akhirnya terancam. Kebakaran pemerintah barang impor yang digunakan untuk tujuan bisnis dan menetapkan pajak pada posisi.

Ajeng, salah satu pemilik perusahaan di akun media sosial @jastipmurahh takut bahwa bisnisnya akan dihentikan karena perpajakan.

“Ya, orang sebenarnya tewas karena menghindari biaya mahal, karena jika Anda membeli impor mahal, maka nitip, tetapi jika unit pajak pada akhirnya sama, ” kata ketika Anda menghubungi, Sabtu (28/09/2019).

Ajeng mengaku, meskipun bukan sumber mata pencaharian utama, perusahaan fisik yang hidup, membantu perekonomian sehari-hari. Rerata, Ajeng Cuan bisa mendapatkan sekitar 20 persen dari harga komoditas.

“Belum tentu, tapi kadang-terkadang jika PO terbuka (pre-order) dapat puluhan posting, ” katanya.

Ajeng Anda sering pergi ke luar negeri terutama Thailand karena memiliki kerabat di sana. Intensitas kunjungan sering membuat dia berpikir untuk membuka bisnis tubuh dalam perjalanannya untuk menghasilkan uang.

“Item kecil harus dikenakan pajak “

Biasanya produk yang ditawarkan oleh Ajeng tidak jauh dari kosmetik, souvenir seperti pakaian, sandal dan barang ringan lainnya. Ya, dia merasa seperti benda kecil dikenakan pajak impor.

“Kita tidak bisa mengambil banyak, karena batasnya hanya 500 USD, jadi pasti mengambil item kecil snack kayak, kosmetik. Jika tidak ada beban, sayangnya juga selera, “katanya.

Namun demikian, jika nilai pajak masih kompetitif, pergi ke Ajeng, mungkin masih ada harapan untuk melanjutkan kegiatan ini.

“Jika nilai beban saya cukup tinggi, Yah, lebih baik tidak membuka perusahaan lagi, hehe, karena bagi saya perusahaan ini masih hanya sebuah sidework, ” katanya.

Liven 72 Anniversary RI, Menpar Luncurkan diskon Indonesia untuk Day Shopping (iStock foto)

Sementara Direktur Eksekutif Pusat Analisis pajak Indonesia (CITA) Yustinus mengatakan yang lama, perusahaan sebenarnya aman dan menguntungkan.

“Asal tidak melebihi 500 USD (nilai barang), ya, itu masuk akal,” katanya.

Sektor bisnis adalah tentang margin, jadi jika barang dikenakan pajak kemudian, sebaiknya disesuaikan sehingga unit bisnis juga dapat menguntungkan.

“Jika Importir memiliki volume dan nilai yang berbeda, nilai maksimum USD 500 untuk perusahaan kecil,” tutur Yustinus.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>